Hot Billionaire By Winterautumn _Stories

Dia melonggarkan pegangannya sejenak kemudian mulai mengusap naik turun dan di bawah sentuhannya, saya merasa tak berdaya. Jarinya naik kian tinggi dalam setiap usapannya, kemudian saya dapat mencicipi hangat napasnya di kulit leherku dan saya impulsif memejamkan mata.
Aku tahu ini salah, sungguh salah, namun Oh Tuhan, sentuhannya melelehkanku. Aku tak punya daya bahkan cuma untuk menyingkirkan jari-jemarinya.
Tapi saya berupaya untuk menertibkan diri, sekuat tenaga. Saat ia dengan lembut mengecup leherku, saya menjauhkan diri dan berbisik lemah, “Jangan, ini salah. Kau yaitu atasanku.”